Close
Mengetahui Bahaya Gejala Penyakit Darah Rendah

Mengetahui Bahaya Gejala Penyakit Darah Rendah

Salam sejahtera! Selamat datang di Berbagi Sehat Tempatnya Berbagi Informasi Seputar Kesehatan. Kali ini kami akan membahas tentang Bahayanya Gejala Penyakit Darah Rendah.

Ayo simak kawan !

Mengetahui Bahaya Gejala Penyakit Darah Rendah

Darah rendah atau hipotensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun di bawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG.

Namun demikian, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah (tensi) berkisar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya.

Apabila kondisi itu terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurangnya istirahat serta haid dengan perdarahan berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai pada tingkat yang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.

Sebenarnya tubuh mempunyai mekanisme untuk menstabilkan tekanan darah. Kestabilan tekanan darah ini penting sebab tekanan darah harus cukup tinggi untuk mengantarkan oksigen dan zat makanan ke seluruh sel di tubuh dan membuang limbah yang dihasilkan.

Jika tekanan terlalu tinggi, bisa merobek pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan di dalam otak (stroke hemoragik) atau komplikasi lainnya. Jika tekanan terlalu rendah, darah tidak dapat memberikan oksigen dan zat makanan yang cukup untuk sel dan tidak dapat membuang limbah yang dihasilkan sebagaimana mestinya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penurunan tekanan darah, hal ini dapat dikategorikan sebagai kurangnya pemompaan darah dari jantung Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya (cardiac output, curah jantung) dan semakin tinggi tekanan darah.

Seseorang yang memiliki kelainan atau penyakit jantung yang mengakibatkan irama jantung abnormal, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung maka berdampak pada berkurangnya pemompaan darah (curah jantung) ke seluruh organ tubuh.

Jumlah darah berkurang Hal ini dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat seperti luka sobek, haid berlebihan atau abnormal, diare yang tak cepat teratasi, keringat berlebihan, buang air kecil atau berkemih berlebihan.

Kapasitas pembuluh darah Pelebaran pembuluh darah (dilatasi) menyebabkan menurunnya tekanan darah, hal ini biasanya sebagai dampak dari syok septik, pemaparan oleh panas, diare, dan obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, dan penghambat ACE).

Gejala Penyakit Darah Rendah – Dan Tahukah Anda Apa Saja Bahayanya Gejala Penyakit Darah Rendah Ini ? Berikut gejala-gejala penyakit darah rendah yang perlu diketahui:

1. Pusing

Pusing merupakan gejala yang sangat khas yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengalami tekanan darah rendah. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pasokan darah yang membawa oksigen dari jantung menuju otak disebabkan volume darah yang menurun.

2. Tubuh lemas dan berkeringat dingin

Gejala tekanan darah rendah yang selanjutnya adalah tubuh yang terasa lemas seperti tak bertenaga dan keluar keringat tapi tubuh terasa dingin.

Jantung pun juga terasa berdebar–debar, gejala tekanan darah rendah seperti ini mungkin juga bisa diindikasikan adanya sesuatu yang bermasalah dalam tubuh. Misalnya kurang nutrisi atau dehidrasi, konsumsi tinggi garam sangat disarankan.

Karena garam memiliki kandungan sodium yang dapat membantu menormalkan tekanan darah rendah. Tapi perlu diingat bahwa konsumsi garam berlebih dapat menimbulkan masalah lainnya.

3. Pandangan kabur dan tidak jelas

Pada saat seseorang mengalami pandangan mata yang terlihat kabur dan tidak jelas, besar kemungkinan tekanan darahnya sedang mengalami penurunan. Gejala tersebut mudah dikenali, hal ini terjadi karena terlalu berlebihan dalam bekerja.

Mengikuti kegiatan dalam waktu yang lama dan membutuhkan tenaga namun tidak disertai dengan asupan nutrisi yang cukup. Perlu diingat bahwa seseorang dengan kondisi tekanan darah rendah tak mampu untuk melakukan kegiatan fisik yang intens dan menguras tenaga. Karenannya batasi aktifitas fisik agar kondisi ini tak semakin memburuk.

4. Merasa sangat lelah

Hal ini sangat berkaitan dengan adanya penurunan volume darah dalam tubuh. Tubuh memerlukan zat besi agar mampu menjaga keseimbangan dalam menyuplai ketersediaan energi.

5. Sulit berkonsentrasi

Saat tekanan darah menurun secara otomatis akan mempengaruhi kinerja otak, sehingga membuat seseorang merasa linglung. Daya pikir menjadi turun dan kesulitan untuk berkonsentrasi, terlebih lagi bila stres.

6. Menguap berlebihan

Pada penderita darah rendah, tekanan darah akan mengalami penurunan. Sehingga darah yang membawa suplai oksigen menuju ke jaringan otak juga turut menurun. Sehingga akan terus menerus menguap karena sulit menahan rasa kantuk yang berlebihan.

Bila hal ini terjadi, minumlah secangkir kopi hitam atau cokelat hangat. Selain meredakan kantuk karena tekanan darah yang menurun, kafein dalam kopi atau cokelat mampu meningkatkan tekanan darah.

Baca Juga: Manfaat Kopi Untuk Mengatasi Darah Rendah

7. Napas pendek

Sirkulasi tekanan darah yang menurun dapat menyebabkan paru-paru bekerja dengan lebih keras dari biasanya. Sehingga pada seorang penderita tekanan darah rendah ia akan memiliki napas yang pendek dan sedikit tersengal-sengal.

Dalam kondisi yang lebih parah dapat menimbulkan kesulitan bernapas dan detak jantung yang tidak teratur. Bila dibiarkan dapat mengakibatkan gagal jantung atau stroke.

Cobalah untuk menggunakan rosemary sebagai alternatif menstabilkan tekanan darah rendah. Baik ditambahkan sebagai bumbu masakan atau bisa menggunakannya sebagai minyak aroma terapi.

8. Sering haus

Haus merupakan respon yang diberikan oleh tubuh saat mengalami ketidakseimbangan cairan atau juga sering disebut dehidrasi. Jika tubuh mengalami dehidrasi yang cukup parah, dapat menyebabkan volume darah berkurang sehingga tekanan darah rendah tak bisa dihindarkan.

Karenanya sangat dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan setidaknya delapan gelas air putih tiap harinya. Juga bisa mengkonsumsi jus sari buah jeruk yang kaya kandungan vitamin C untuk mengatasi dehidrasi.

9. Mual

Kondisi tubuh yang mengalami tekanan darah rendah juga terkadang menimbulkan gejala mual. Hal ini terjadi karena tubuh kurang mendapatkan nutrisi yang cukup untuk proses metabolisme.

Bisa karena mengkonsumsi alkohol, mual akibat perjalanan jauh atau kondisi lain pada pencernaan. Kondisi tekanan darah rendah karena hal tersebut dapat di atasi dengan mengkonsumsi makanan tinggi kandungan vitamin C, dan istirahat secukupnya.

10. Hilang kesadaran

Gejala tekanan darah rendah yang selanjutnya adalah hilangnnya kesadaran. Hal tersebut terjadi karena otak kehilangan suplai oksigen yang dibutuhkan secara mendadak atau dalam waktu yang relatif singkat hampir tanpa aba-aba. Seseorang yang dalam tekanan batin atau depresi dapat mengalami hal tersebut.

Posted by: Berbagi Sehat

Mengetahui Bahaya Gejala Penyakit Darah Rendah

Sumber:
cintaihidup.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *