Close
Ketahui Apa Saja Pantangan Bagi Penderita Diare

Ketahui Apa Saja Pantangan Bagi Penderita Diare

Salam sejahtera! Selamat datang di Berbagi Sehat Tempatnya Berbagi Informasi Seputar Kesehatan. Kali ini kami akan membahas tentang Pantangan Bagi Penderita Penyakit Diare.

ayo simak pembahasan kali ini!

Ketahui Pantangan Bagi Penderita Diare

Definisi

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan tinja yang lembek dan cair, seringkali disertai dengan kejang perut. Penyakit ini tak pernah pandang bulu, ia dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, baik orang tua maupun yang muda.

Seringkali, kita yang berpikiran bahwa diare adalah penyakit yang sepele, padahal penyakit ini pada tingkat global dan nasional, faktanya menunjukkan sebaliknya.

Menurut catatan WHO, diare membunuh dua juta anak di dunia setiap tahun, sedangkan di Indonesia, menurut Surkesnas (2001) diare merupakan salah satu penyebab kematian kedua terbesar pada balita.

Jadi, jangan anggap remeh diare terutama pada anak karena sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian akibat kekurangan cairan.

Menurut dokter umum RS Columbia Asia Semarang dr. Ryna Mahdalena Ambarita, yang dimaksud diare adalah jika pasien buang air besar dengan konsistensi feses (tinja) yang cair dan frekuensinya lebih sering dari biasanya.

“Paling sering menyerang pada anak yang sudah mengenal jajan, tetapi pada usia dewasa juga banyak yang terserang diare. Selain perubahan konsistensi feses biasanya disertai dengan gejala tambahan seperti mual, muntah, kembung, atau rasa tidak nyaman di perut. Bahkan bisa juga demam sebagai alarm adanya infeksi masuk di tubuh kita,” terangnya.

Penyebab diare umumnya dapat menyebar melalui kontaminasi air, makanan, tangan yang kotor, atau kotoran manusia yang tersentuh.

Banyak bakteri dan virus penyebab diare yaitu bakteri sallmonella atau escherichia (E. coli), Virus norovirus atau rotavirus, parasit giardia intestinalis.

Keseimbangan cairan di jalur pencernaan kita membantu memecah makanan dan mengubahnya menjadi energi untuk tubuh kita.

Beberapa cairan ini dibuat secara alami di dalam tubuh kita, sementara yang lain dicerna. Jika karena alasan tertentu tubuh kita mengeluarkan terlalu banyak cairan ini atau tidak cukup menyerap apa yang kita konsumsi, diare akan menghasilkan.

Pantangan Bagi Penderita Diare

Apakah Anda pernah menderita diare ? Atau memang sedang menderita diare ? Ya, salah satu gangguan pencernaan ini memang selalu membuat penderitanya menderita seperti tersiksa karena perut terasa melilit, mulas, dan sering buang air besar dalam sehari.

Jangan sampai makanan yang Anda konsumsi dapat menyebabkan diare semakin parah. Misalkan, sembarangan meminum es teh manis setelah makan seperti makanan yang dipanaskan, karena dapat menyebabkan diare.

Saat seseorang sedang terkena diare, ada beberapa asupan yang sebaiknya dihindari agar diare tidak semakin parah. Beberapa jenis sayur dan buah tidak boleh dikonsumsi ketika seseorang tengah menderita diare.

Mengetahui makanan apa yang harus dihindari saat diare adalah penting. Karena, ada jenis makanan tertentu yang dapat melalui perjalanan melalui usus dengan cepat dan memperburuk kondisi diare dengan cara lain.

Baca Juga: Khasiat Super Kunyit Untuk Mengatasi Diare

Hindarilah makanan berikut ini saat menderita diare:

1. Hindari makanan berlemak

Ini termasuk makanan yang digoreng dan makanan yang berminyak atau yang bersantan kental, yang dapat membuat diare lebih buruk

2. Hindari susu, mentega, es krim, dan keju

Bahkan jika diare tidak disebabkan olehh intoleransi laktosa (kesulitan memproses gula laktosa, yang ditemukan dalam produk susu), hindari ini selama menderita diare. Namun, untuk probiotik seperti yoghurt mungkin satu pengecualian untuk ini.

3. Minuman alkohol dan kafein

Penderita diare harus menghindari makanan dan minuman yang menyebabkan kehilangan cairan. Alkohol dan kafein dapat bertindak sebagai diuretik (membuang cairan tubuh), yang berarti akan menyebabkan dehidrasi.

4. Pemanis buatan

Beberapa orang menemukan bahwa pemanis buatan memiliki efe pada sistem pencernaan. Penderita diare harus menghindari makanan atau minuman seperti permen, permen karet, minuman ringan dan makanan kaya pemanis buatan.

5. Makanan yang menyebabkan gas berlebih

Memang sangat penting memakan buah-buahan dan sayuran setiap hari. Namun, Jika Anda penderita diare, ketahuilah buah-buahan dan sayuran yang harus dihindari karena mengandung gas yang dapat meningkatkan gas di usus. Hindarilah makanan seperti kubis atau kol, kacang-kacangan, brokoli, dan kembang kol.

Lalu Bagaimana Cara Mencegah Diare?

1. Praktekkan gaya hidup sehat

Rajinlah mencuci tangan dengan sabun dan air, khususnya sehabis dari toilet dan sebelum makan.

2. Air minum yang bersih dan aman diminum

Air minum yang tercemar adalah penyebab utama penyebaran infeksi. Pastikan Anda menyimpan air di tempat yang bersih dan tertutup di rumah.

Jangan pergunakan wadah penyimpanan air secara langsung untuk minum. Cucilah wadah penyimpan air dengan bersih dan kalau perlu sterilkan air minum tersebut.

3. Kebersihan toilet

Menjaga kebersihan toliet merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit penyebab diare. Pastikan toilet memiliki saluran pembuangan yang memadai (septic tank).

Siram toilet dan bersihkan menggunakan desinfektan khususnya pada bagian-bagian yang sering dipegang. Tutuplah toilet bila sedang tidak digunakan. Jangan gunakan lap untuk membersihkan area toilet pada area lain di dalam rumah.

4. Kebersihan makanan

  • Kebersihan makanan bisa mencegah keracunan makanan penyebab diare
  • Bersihkan perlengkapan makanan menggunakan desinfektan. Khususnya setelah sehabis digunakan untuk mempersiakan makan mentah seperti daging, ikan, dan telur. Bersihkan juga permukaan dapur dan peralatan dapur menggunakan deterjen dan air panas.
  • Simpan makanan mentah di tempat terpisah
  • Masaklah makanan dengan sempurna
  • Masukkan makanan ke dalam freezer untuk mencegah penyebaran bakteri.

5. Mengangani penderita diare di rumah

  • Hindari pemakaian barang-barang pribadi secara bersama-sama (handuk, spons, peralatan makan)
  • Penderita diare jangan menyiapkan makanan untuk orang lain
  • Bersihkan menggunakan desinfektan pada toilet, khususnya dudukan toilet dan tombol flush.
  • Cucilah tangan dengan teratur menggunakan sabun dan air
  • Tunggulah sampai 48 jam setelah sembuh, sebelum kembali bekerja/sekolah

Posted by: Berbagi Sehat

Ketahui Apa Saja Pantangan Bagi Penderita Diare

Sumber:

  • infoimunisasi.com
  • mediskus.com
  • dettol.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *