Close
Efek Samping Terkena Abu Vulkanik Bagi Kesehatan

Efek Samping Terkena Abu Vulkanik Bagi Kesehatan

Salam sejahtera! Selamat datang di Berbagi Sehat Tempatnya Berbagi Informasi Menarik dan Terupdate. Kali ini kami ingin membuat artikel tentang Efek Samping Terkena Abu Vulkanik Bagi Kesehatan.

Sebelum itu, mari kita renungkan terlebih dahulu tentang bencana yang sudah menimpa warga di Banten dan Lampung.

“Saat Tsunami menerjang. Keluaraga kecil anak saya berada di bangku penonton bagian depan. Kedua cucu dan menantu saya selamat. Namun, anak saya meninggal,” ucap Ashari (64), ayah almarhum Ninil Ukhita Anggra Wardani, setelah prosesi pemakaman di TPU Kalirejo, Bangil, Pasuruan, Senin 24 Desember 2018 malam.

Cerita lengkap kejadian tsunami itu disampaikan menantunya, Akhmad Diyak Kaukabi (39). Kala gelombang menerjang pada Sabtu malam 22 Desember 2018 itu, terang Ashari, cucu laki-lakinya selamat karena menggapai gitar cadangan grub band Seventeen.

Gunung Anak Krakatau terus mengeluarkan lava pijar, usai erupsi yang memicu longsor dan tsunami di Selat Sunda, Sabtu 22 Desember 2018. Jika longsor lagi, potensi tsunami susulan di sekitarnya, masih ada.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan potensi tersebut jika Gunung Anak Krakatau erupsi dan menyebabkan longsor. www.liputan6.com

Itulah kabar atau berita dari salah satu sumber, namun perlu Anda ketahui pasti apa saja efek samping dan dampak abu vulkanik bagi kesehatan.

Efek Samping Terkena Abu Vulkanik Bagi Kesehatan

Letusan gunung krakatau memberikan dampak luas bagi masyarakat. Hujan abu vulkanik yang cukup pekat dikawatirkan memicu gangguan kesehatan, tak terkecuali pada kulit.

Abu vulkanik sendiri merupakan hasil leburan material yang dihasilkan oleh erupsi gunung berapi. Komposisinya adalah fragmen batuan, mineral, silika dan debu dalam ukuran yang relatif kecil.

Abu vulkanik yang baru saja jatuh memiliki kandungan lapisan asam yang dapat menyebabkan berbagai efek samping dan dampak bagi kesehatan.

Dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dapat dibagi menjadi beberapa kategori, antara lain dampak terhadap pernapasan, penyakit mata, iritasi kulit dan dampak tidak langsung akibat abu vulkanik.

Dampak Abu Vulkanik Bagi Kesehatan

1. Pada saluran pernapasan

Dampak bagi kesehatan yang sering terjadi akibat abu vulkanik adalah dampaknya pada saluran pernapasan. Partikel abu sangat halus sehingga dapat masuk ke paru-paru ketika kita bernapas.

Apabila paparan terhadap abu cukup tinggi, maka orang yang sehat juga susah bernapas. Berikut tanda gangguan pernafasan:

  • Iritasi hidung dan pilek
  • Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk kering
  • Untuk penderita penyakit pernapasan, abu vulkanik dapat menyebabkan penyakit menjadi serius seperti tanda-tanda bronkitis akut selama beberapa hari (seperti: batuk kering, produksi dahak berlebih, mengi dan sesak napas)
  • Iritasi saluran pernapasan bagi penderita asma atau bronkitis; keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak nafas dan batuk
  • Ketidaknyamanan saat bernapas

2. Pada kulit dan mata

Dampak kesehatan berikutnya yaitu iritasi pada kulit yang menyebabkan rasa gatal dan mata yang rentan terkena abu sehingga muncul keluhan mata merah, gatal dan mudah berair.

Iritasi mata merupakan dampak kesehatan umum yang sering dijumpai. Namun kali ini terjadi karena butiran-butiran abu yang tajam dapat merusak kornea mata dan membuat mata menjadi merah.

Pengguna lensa kontak diharapkan menyadari hal ini dan melepas lensa kontak mereka untuk mencegah terjadinya abrasi kornea. Tanda-tandanya antara lain:

  • Merasakan seolah-olah ada partikel yang masuk ke mata
  • Mata sakit, perih, gatal atau kemerahan
  • Mengeluarkan air mata dan lengket
  • Kornea lecet atau tergores
  • Mata merah akut atau kantong mata bengkak karena, mata terbakar dan menjadi sensitif terhadap cahaya

Kulit pada tubuh juga dapat terkena dampak abu vulkanik. Meskipun jarang ditemukan, abu dapat menyebabkan iritasi kulit untuk sebagian masyarakat, terutama ketika abu vulkanik tersebut bersifat asam.

Hal ini ditandai dengan iritasi dan kulit yang memerah. Selain itu, infeksi bisa muncul karena garukan ke kulit.

3. Pada pencernaan

Efek samping pada abu vulkanik juga dapat berdampak pada saluran pencernaan. Hujan abu yang dapat mengakibatkan terkontaminasinya air bersih, penyumbatan saluran air, serta kerusakan peralatan penyedia air bersih.

Pasokan air terbuka seperti tangki air di rumah-rumah sangat rentan terhadap hujan abu.

Sedikit saja abu yang masuk ke dalam tandon air dapat mengakibatkan permasalahan kelayakan air minum. Meskipun risiko racun rendah, tingkat keasaman air dapat berkurang atau.

Selama dan setelah hujan abu, ada kemungkinan kekurangan air yang diakibatkan oleh kebutuhan air ekstra untuk bersih-bersih.

Sumber:

  • liputan6.com
  • kumparan.com
  • dokter.id

Sekian pembahasan kali ini, semoga dapat sangat bermanfaat untuk yang membacanya dan semoga yang sedang terkena musibah mendapatkan kesabaran, ketabahan dan kesehatan. Amin. Salam sejahtera!

Posted by: Berbagi Sehat

Efek Samping Terkena Abu Vulkanik Bagi Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *