Close

Waspada Dengan Gejala Abses Anus

Salam sejahtera! Selamat datang di Berbagi Sehat Tempatnya Berbagi Informasi Mengenai Seputar Kesehatan dan Terupdate. Kali ini kami akan membahas tentang Gejala-gejala Penyakit Abses Anus.

Selamat Membaca Sobat Sekalian!

Waspada Dengan Gejala Abses Anus

Abses adalah kumpulan nanah yang menyakitkan, biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Abses dapat berkembang di bagian tubuh mana saja. Salah satuya dapat berkembang di bagian anus, ini disebut sebagai abses anus.

Abses anus adalah kumpulan nanah yang terbentuk di dekat anus, terutama karena infeksi dari kelenjar anal kecil. Salah satu jenis abses adalah abses perirectal, yang merupakan kumpulan nanah yang terbentuk di jaringan dalam di sekitar anus.

Tetapi jenis abses yang paling umum adalah abses perianal yang merupakan kasus nanah yang lebih dangkal dan lebih serius di bawah kulit yang mengelilingi anus, yang sering muncul sebagai pembengkakan seperti bisul yang menyakitkan.

Pembengkakan ini mungkin tampak berwarna merah dan terasa hangat saat disentuh. Dalam beberapa kasus, abses perianal dapat muncul dari kulit yang terinfeksi yang berdekatan dengan anus.

Abses anus biasanya disebabkan oleh infeksi di dekat anus yang menyebabkan kumpulan nanah (abses) di jaringan terdekat. Ketika nanah mengering, ia bisa meninggalkan saluran kecil.

Abses anus dapat menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan, seperti ketidaknyamanan dan iritasi kulit, dan biasanya tidak akan membaik dengan sendirinya. Pembedahan dianjurkan dalam banyak kasus.

Gejala Abses Anus

Abses anus sering muncul sebagai benjolan yang bengkak dan berisi nanah di bawah permukaan kulit anus. Mungkin juga memiliki gejala infeksi lainnya, seperti suhu tinggi (demam) dan kedinginan.

Lebih sulit untuk mengidentifikasi abses anus di dalam tubuh, tetapi tanda-tanda termasuk:

  1. Nyeri di daerah anus atau bokong
  2. Drainase pus dekat anus
  3. Demam
  4. Benjolan di area anus
  5. Gerakan usus yang menyakitkan
  6. Nyeri perut bagian bawah
  7. Kelelahan
  8. Pembengkakan di area anus atau bokong
  9. Berkeringat di malam hari

Penyakit abses anus juga mempunyai beberapa faktor risiko yang dapat meyebabkan hal ini terjadi. Faktor-faktor risiko Abses Anus dapat meliputi:

  • Diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang tidak terkontrol dengan baik: Setiap individu dengan kadar gula darah yang sangat tinggi berisiko tinggi mengalami Abses Anorektal
  • Penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, cenderung mempengaruhi saluran pencernaan dan cenderung meningkatkan risiko seseorang
  • Perawatan steroid kronis: Setiap individu yang menjalani perawatan steroid jangka panjang akan lebih rentan terhadap kondisi tersebut
  • Seks anal: Pasangan reseptif dari seks anal menghadapi risiko tinggi Abses Anorektal
  • Obat yang digunakan dalam pengobatan kanker, seperti obat kemoterapi, cenderung meningkatkan risiko terkena Abses Anorektal
  • Individu yang tidak dikompromikan seperti orang dengan HIV / AIDS
  • Riwayat keluarga Abses Anorektal

(Baca Juga Artikel: Pengobatan Efektif Abses Anus Dengan Mudah dan Alami)

Sekian pembahasan kali ini, semoga artikel di atas dapat bermanfaat untuk yang membacanya dan sehat selalu. Salam sejahtera!

Posted by: Berbagi Sehat

Waspada Dengan Gejala Abses Anus

Sumber:

  • emedicinehealth.com
  • nhs.uk
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *