Close

Beberapa Asupan yang Baik Untuk Penderita Aneurisma Otak

Salam sejahtera! Selamat datang di Berbagi Sehat Tempatnya Berbagi Informasi Seputar Kesehatan Terupdate. Kali ini, kami akan membahas tentang Beberapa Asupan yang Baik Untuk Penderita Aneurisma Otak.

Ayo di simak pembahasan kali ini!

Beberapa Asupan yang Baik Untuk Penderita Aneurisma Otak

Aneurisma otak (disebut juga cerebral aneurysm atau intracranial aneurysm) adalah area yang melemah di dinding arteri di otak, menghasilkan pelebaran yang abnormal, balon, atau bleb. Karena ada titik lemah di dinding aneurisma, ada risiko pecah aneurisma.

Aneurisma otak lebih sering terjadi di arteri yang terletak di bagian depan otak yang memasok darah yang kaya oksigen ke jaringan otak. Arteri di mana saja di otak dapat mengembangkan aneurisma.

Dinding arteri normal terdiri dari tiga lapisan. Dinding aneurisma tipis dan lemah karena kehilangan abnormal atau tidak adanya lapisan otot dinding arteri, hanya menyisakan dua lapisan.

Jenis aneurisma otak yang paling umum disebut sakular, atau berry, aneurisma, terjadi pada 90 persen aneurisma otak. Jenis aneurisma ini terlihat seperti “berry” dengan batang yang sempit. Lebih dari satu aneurisma mungkin ada.

Dua jenis aneurisma otak lainnya adalah fusiform dan membedah aneurisma:

  1. Aneurisma fusiform. menonjol keluar di semua sisi (melingkar), membentuk arteri yang melebar. Aneurisma fusiform sering dikaitkan dengan aterosklerosis.
  2. Aneurisma diseksi. terjadi akibat robekan sepanjang arteri di lapisan dalam dinding arteri, menyebabkan darah bocor di antara lapisan dinding.

Hal ini dapat menyebabkan balon keluar pada satu sisi dinding arteri, atau dapat menyumbat atau menghalangi aliran darah melalui arteri.

Aneurisma pembedahan biasanya terjadi karena cedera traumatis, tetapi bisa juga terjadi secara spontan. Bentuk dan lokasi aneurisma dapat menentukan perawatan mana yang direkomendasikan.

Sebagian besar aneurisma otak (90%) hadir tanpa gejala apa pun dan berukuran kecil (kurang dari 10 milimeter, atau berdiameter kurang dari empat persepuluh inci). Aneurisma yang lebih kecil mungkin memiliki risiko pecah yang lebih rendah.

Meskipun aneurisma otak dapat hadir tanpa gejala, gejala awal yang paling umum dari aneurisma sakral otak adalah sakit kepala mendadak akibat perdarahan subaraknoid (SAH). SAH berdarah ke ruang subarachnoid (ruang antara otak dan membran yang menutupi otak) dan tidak ke dalam jaringan otak.

Perdarahan subaraknoid minor paling sering terjadi setelah trauma kepala. Perdarahan subaraknoid mayor paling sering disebabkan oleh ruptur aneurisma sakral otak (80 persen). Sakit kepala mendadak yang berhubungan dengan SAH adalah keadaan darurat medis.

Peningkatan risiko pecahnya aneurisma dikaitkan dengan aneurisma yang berdiameter lebih dari 10 milimeter (kurang dari empat persepuluh inci), lokasi (sirkulasi di bagian belakang otak), dan / atau pecahnya aneurisma lain sebelumnya. Risiko kematian yang signifikan terkait dengan pecahnya aneurisma otak.

Aneurisma otak merupakan penyakit yang patut anda takuti karena otak adalah pengendali aktivitas dan pikiran kita. Aneurisma Otak merupakan pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah.

Ketika aliran darah menekan dinding pembuluh darah, maka pembuluh darah akan menggembung seperti balon. Kondisi ini dapat berkembang menjadi serius ketika aneurisma otak pecah dan terjadi pendarahan subarachnoid. Untuk itu penderita Aneurisma Otak, penting sekali untuk memperhatikan asupan makanan yang masuk dalam tubuh.

Selain menjaga asupan makanan Anda juga wajib mengetahui bahwa radiasi Handphone, Komputer serta benda elektronik lainnya akan mengakibatkan semakin parahnya penyakit anda, sebab radiasi yang berlebihan dari handphone adalah salah satu faktor penyebab timbulnya penyakit ini.

Beberapa Asupan yang Baik Untuk Penderita Aneurisma Otak

Apabila rutin mengonsumsi makanan yang baik maka kemungkinan untuk sembuh juga semakin besar, dan akan membantu proses pengobatan.

Berikut makanan yang baik bagi penderita aneurisma otak:

  • Makanan yang mengandung omega 3 dan 9 (seperti salmon, sarden, tuna, lobster, udang).
  • Sayuran Hijau (seperti bayam, brokoli, bunga kol, kangkung, dll).
  • Hindari rokok
  • Kontrol tekanan darah dengan baik
  • Idealkan berat badan
  • Kontrol kadar kolesterol darah
  • Lakukan olahraga rutin
  • Perbanyak konsumsi buah
  • Hindari alkohol,penyalah gunaan obat atau napza
  • Hindari tidur larut malam, hindari stres, dan hindari makanan berkolesterol dan makanan-minuman instan seperti keju, gorengan, mentega/butter, lemak hewani, batasi konsumsi gula

Bila pasien merasakan keluhan sakit kepala yang terus menerus, atau pusing yang semakin mengganggu, maka sebaiknya pasien segera berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah atau dokter bedah saraf.

Sekian pembahasan kali ini saya paparkan, semoga bermanfaat dan sehat selalu. Salam sejahtera!

(Baca Juga : Pengobatan Alami dan Aman Penyakit Aneurisma Otak Tanpa Operasi)

Post by: Berbagi Sehat

Beberapa Asupan yang Baik Untuk Penderita Aneurisma Otak

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *