Close

Baiknya Buah Pepaya Untuk Bronkitis Yang Perlu Diketahui

Salam sejahtera! Selamat datang di Berbagi Sehat, situs penyedia seputar informasi. Kali ini saya akan membahas tentang Baiknya Buah Pepaya Untuk Bronkitis Yang Perlu Diketahui.

Bronkitis adalah infeksi yang terjadi dan menyebabkan iritasi dan peradangan pada area bronkus di paru-paru. Bronkus yang merupakan saluran udara antara mulut, hidung, dan paru-paru, adalah kondisi yang dikenal sebagai bronkitis.

Bronkus berfungsi membawa oksigen ke paru-paru baik kanan maupun kiri dan memiliki bentuk seperti pipa tabung pernapasan yang merupakan cabang dari trakea (batang tenggorokan).

Dinding bronkus memproduksi lendir sebagai mekanisme pertahanan tubuh untuk menangkap debu atau partikel lain yang menyebabkan iritasi.

Pada kasus gangguan pernapasan bronkitis, iritasi dan peradangan membuat bronkus memproduksi lebih banyak lendir. Sehingga, tubuh kemudian akan berusaha mengeluarkan kelebihan lendir ini melalui batuk.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh virus, bakteri, serta alergen seperti asap tembakau, debu, asap, uap, dan polusi udara. Penyebab paling umum dari bronkitis adalah infeksi virus. Viral bronchitis dapat menghilang dengan sendirinya tanpa obat, dengan pengobatan rumah sederhana.

Penyebab bronkitis yang paling umum adalah kebiasaan merokok. Karena tiap isapan rokok berpotensi merusak bulu-bulu kecil di dalam paru-paru yang disebut rambut silia.

Rambut silia berfungsi menghalau dan menyapu keluar debu, iritasi, dan mukosa atau lendir yang berlebihan. Setelah beberapa lama, kandungan rokok bisa menyebabkan kerusakan permanen pada silia dan lapisan dinding bronkus.

Baiknya Buah Pepaya Untuk Bronkitis Yang Perlu Diketahui

Baiknya Buah Pepaya Untuk Bronkitis Yang Perlu Diketahui – Pepaya (carica papaya) adalah buah berbentuk bulat yang bisa sepanjang 20 inci. Yang biasanya ditemukan di pasar biasanya rata-rata sekitar 7 inci dan berat sekitar satu pon.

Daging pepaya adalah warna oranye yang kaya dengan warna kuning atau merah muda. Di dalam rongga bagian dalam buah berwarna hitam, biji bulat terbungkus dalam zat seperti agar-agar.

Buah, serta bagian lain dari pohon pepaya, mengandung papain, enzim yang membantu mencerna protein. Enzim ini terutama terkonsentrasi di dalam buah ketika itu masih mentah. Papain diekstrak untuk membuat suplemen diet enzim pencernaan dan juga digunakan sebagai bahan dalam beberapa permen karet.

Vitamin C adalah salah satu poin kuat pepaya, memberikan 144 persen dari nilai harian yang direkomendasikan per porsi, yang sangat bagus sebagai pencegah bronkitis serta antioksidan radikal bebas. Nutrisi ini memiliki berbagai fungsi di seluruh tubuh.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi vitamin C dapat membantu memerangi tekanan darah tinggi, mengurangi tingkat kolesterol LDL (buruk), secara signifikan menurunkan risiko terkena asam urat, meningkatkan penyerapan zat besi dan meningkatkan produksi sel-sel sistem kekebalan tubuh.

Vitamin lain termasuk vitamin A, yang dapat membantu melindungi mata dari penurunan yang berkaitan dengan usia, menurunkan risiko kanker tertentu dan memperkuat sistem rangka. Pepaya menyediakan folat, dan jumlah serat dan kalium yang baik, sel dan komponen cairan tubuh yang membantu mengontrol denyut jantung dan tekanan darah.

Vitamin B dalam pepaya seperti asam folat, piridoksin (vitamin B6), riboflavin, dan thiamin (vitamin B1) penting. Karena itu dibutuhkan oleh tubuh, tetapi tidak diproduksi oleh tubuh, sehingga mereka membutuhkan sumber untuk menyediakan apa yang dibutuhkan untuk metabolisme. Itulah mengapa memasukkan makanan seperti pepaya dalam diet adalah penting.

Penelitian lain menunjukkan bahwa pepaya memiliki efek antioksidan, yang dapat membantu menurunkan kerusakan stres oksidatif pada lansia dan mereka yang terkena pradiabetes, hipotiroidisme ringan, dan penyakit hati.

Dalam penelitian lain, pepaya telah ditemukan untuk membantu mengurangi penanda inflamasi di seluruh tubuh.

Pepaya mengandung 212 asam amino dan beberapa enzim, termasuk papain, enzim proteolitik yang dapat membantu mengurangi nyeri otot. Papain juga dapat membantu meredakan iritasi usus, sembelit, dan nyeri ulu hati.

Gejala Umum Bronkitis

  • Badan terasa tidak sehat
  • Nyeri otot
  • Sakit tenggorokkan
  • Hidung terasa seperti buntu
  • Demam
  • Batuk yang lama
  • Sesak nafas
  • Bersin-bersin
  • Berdahak (dahak berwarna putih, abu-abu, coklat dan berdarah
  • Sering berkeringat dingin

Apabila Anda sudah merasakan gejala diatas, sebaiknya mulai memanfaatkan pepaya ini. Karena, pepaya di percaya  dapat mencegah  bronkitis.

Namun, penting bahwa Anda mengkonsumsi pepaya dengan tidak berlebihan. Karena mengandung fruktosa, yang dapat membahayakan kesehatan apabila dalam jumlah berlebihan.

Sekian saja pembahasan kali ini yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat dan sehat selalu. Salam sejahtera!

Posted by: Berbagi Sehat

Baiknya Buah Pepaya Untuk Bronkitis Yang Perlu Diketahui

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *